Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaInternet

Google Bangun Pusat Data Raksasa di India, Investasi Capai Rp 248 Triliun

63
×

Google Bangun Pusat Data Raksasa di India, Investasi Capai Rp 248 Triliun

Sebarkan artikel ini
google bangun data center di india

Raksasa teknologi dunia Google resmi mengumumkan rencana besar untuk membangun pusat data (data center) baru di India. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kehadirannya di kawasan Asia Selatan, sekaligus mendukung peningkatan infrastruktur digital di negara dengan populasi terbesar kedua di dunia tersebut.

Nilai investasi yang digelontorkan tidak main-main, mencapai USD 15 miliar atau sekitar Rp 248 triliun. Proyek ini disebut-sebut sebagai salah satu investasi teknologi terbesar Google di kawasan Asia dalam satu dekade terakhir.

Berlokasi di Telangana, Pusat Data Didesain Ramah Lingkungan

Pusat data baru Google akan dibangun di negara bagian Telangana, India Selatan, yang juga menjadi rumah bagi berbagai pusat teknologi global lainnya seperti Microsoft dan Amazon.

Google menegaskan bahwa proyek ini akan menggunakan 100 persen energi terbarukan, dengan sistem pendingin hemat energi dan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi jejak karbon.

“Kami berkomitmen mendukung transformasi digital India dengan infrastruktur yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan,” ujar Sundar Pichai, CEO Google dan Alphabet, dalam pernyataannya.

Selain mendukung layanan cloud, pusat data ini juga akan menjadi tulang punggung Google AI dan ekosistem Google Cloud Platform (GCP) yang semakin banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan India.

Menjadi Pusat Data Terbesar Google di Asia Selatan

Dengan kapasitas penyimpanan dan pemrosesan data yang masif, fasilitas baru ini akan menjadi pusat data Google terbesar di Asia Selatan. Kapasitasnya dirancang untuk meningkatkan performa layanan Google Cloud, YouTube, Gmail, dan Search bagi ratusan juta pengguna di India serta negara-negara sekitarnya seperti Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka.

Google juga menyebut bahwa kehadiran data center ini akan membantu mempercepat kecepatan akses dan latensi rendah, terutama untuk pengguna layanan AI dan bisnis berbasis cloud.

Menurut laporan internal, proyek ini akan menyediakan lebih dari 50.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional.

India Jadi Fokus Ekspansi Teknologi Global

Investasi besar ini menunjukkan bagaimana India semakin dipandang sebagai pusat pertumbuhan teknologi global. Dengan lebih dari 800 juta pengguna internet aktif, India kini menjadi pasar strategis bagi perusahaan teknologi dunia.

Google sendiri telah melakukan beberapa investasi besar di India dalam beberapa tahun terakhir, termasuk:

  • Pendanaan senilai USD 10 miliar (Rp 165 triliun) melalui program Google for India Digitization Fund.
  • Dukungan terhadap startup lokal di sektor fintech, edutech, dan AI.
  • Kolaborasi dengan pemerintah India dalam inisiatif digitalisasi pendidikan dan layanan publik.

Kehadiran pusat data ini akan memperkuat posisi India sebagai hub digital terbesar di Asia Selatan, sekaligus membantu Google menghadirkan layanan cloud yang lebih cepat dan aman di kawasan tersebut.

Dampak Positif bagi Ekonomi dan Infrastruktur Digital

Selain meningkatkan efisiensi layanan, proyek data center ini juga diharapkan membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi India. Pemerintah Telangana memperkirakan bahwa pembangunan ini akan mendorong investasi lanjutan di sektor teknologi dan energi terbarukan, serta mempercepat adopsi cloud di kalangan perusahaan lokal.

Fasilitas ini juga akan memperluas akses teknologi AI dan machine learning, yang dapat dimanfaatkan oleh startup, institusi pendidikan, dan lembaga pemerintahan.
Dengan adanya pusat data di wilayah domestik, keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi data lokal (data localization) pun akan semakin terjamin.

“Inisiatif ini akan membantu India menjadi pemimpin di bidang teknologi berbasis cloud dan kecerdasan buatan,” kata K.T. Rama Rao, Menteri Teknologi Informasi Telangana.

Dorongan untuk Transformasi Digital India

Langkah Google sejalan dengan visi pemerintah India yang sedang gencar mendorong program “Digital India 2030”, yakni inisiatif nasional untuk mempercepat digitalisasi di berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pertanian.

Dengan kapasitas besar dan efisiensi tinggi, pusat data ini akan memungkinkan perusahaan dan lembaga di India mengelola data besar (big data) secara lokal tanpa harus bergantung pada infrastruktur luar negeri. Hal ini juga mendukung peningkatan keamanan siber, efisiensi energi, dan kecepatan layanan digital nasional.

Komitmen Google terhadap Keberlanjutan

Dalam proyek ini, Google menegaskan komitmennya terhadap energi hijau dan emisi nol karbon. Semua fasilitas operasional akan memanfaatkan sumber daya energi terbarukan, termasuk tenaga surya dan angin dari proyek-proyek lokal India.

Perusahaan juga berencana menerapkan sistem AI-driven cooling management, yakni teknologi cerdas yang secara otomatis menyesuaikan suhu pendingin agar efisien dan hemat daya tanpa mengorbankan performa.

Langkah ini merupakan bagian dari target besar Google untuk menjadi perusahaan dengan emisi karbon nol (net-zero) pada tahun 2030.

Kesimpulan

Pembangunan data center raksasa Google di India senilai Rp 248 triliun menjadi bukti komitmen kuat perusahaan dalam mendukung transformasi digital global. Dengan infrastruktur yang ramah lingkungan, efisien, dan berbasis energi terbarukan, proyek ini bukan hanya memperkuat layanan Google di Asia Selatan, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital India.

Kehadiran pusat data ini sekaligus menegaskan India sebagai salah satu kekuatan baru di peta teknologi dunia, sementara Google memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital paling berpengaruh di abad ke-21.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *